Cerpen ini saya buat dari MOTD yang ada di game BC dalam rangka natal. Ini saya buat supaya pembaca lain atau pemain yang melakukan event mendapat hiburan dan tutorial. Selamat membaca!
"Bro, aku melihat bunga mawar merah, bintang, dan lampu natal di toko Pak Samsul. Aku pikir kita bisa beli buat pohon natal kita," kata Michael bersemangat.
"Aku pikir kita tidak perlu membelinya sob. Kita bisa bikin itu dengan mudah," jawab Harry tersenyum.
"Wah bagaimana caranya? Itukan sulit sekali?" tanya Michael sambil garuk-garuk kepala.
"Gampang bro. Tapi pertama-tama, kita harus ke zona aman dulu. Lalu kita masuk ke pintunya yang ada di kordinat 10.10," ujar Harry seperti guru kepada muridnya.
"Lalu bro, setelah masuk apa yang harus kita lakukan?" tanya Michael bingung.
"Ohya sebelum masuk, kita harus menentukan pohon apa yang mau kita buat. Ada pohon kecil, sedang, dan besar," kata Harry.
"Kalo gitu kita yang kecil aja dulu," kata Michael sambil bersiap-siap jalan.
"Ok baiklah. Setelah kita masuk ini, kita masuk dulu ke lantai pertama."
"Di sini apa yang harus kita lakukan?"
"Kita harus mencari suara lantai yang berbeda. Kemudian, kita tekan e di sana untuk menggali sebuah tembaga."
"Oh jadi itu tambang tembaga ya?"
"Iya bro. Ini kita perlukan untuk membuat lampu natal. Kita butuh seratus tembaga."
"Gak masalah bro. Habis itu?"
"Habis itu kita naik ke lantai dua. Nah di sana itu tempat pepohonan yang menyediakan pohon untuk membuat kertas."
"Pohon untuk membuat kertas? Bagaimana cara buatnya?"
"Kita harus punya dulu kapak yang dibeli di toko serba ada di zona aman. Harganya sekitar dua ratus lima puluh juta koin. Tapi dijamin itu gak akan rusak."
"Nah dengan kapak itu kita bisa tebang dan jadi kertas?"
"Yep betul bro. Tapi sebelumnya kita tekan tab berkali-kali dulu sampai ketemu kapaknya. Lalu jika sudah ketemu kapaknya, tekan backspace. Apabila ada suara lain saat kita menebang pohon, itu tandanya kita udah berhasil bikin satu kertas."
"Wow! Luar biasa sekali bro. Nah omong-omong, kita butuh berapa kertas?"
"Kita butuh lima puluh kertas aja bro."
"Asiap bro. Nah setelah dari pepohonan itu kita ke mana lagi bro?"
"Kita naik ke lantai tiga. Nah di sana tempat pertenakan domba bro. Kita harus mencukur bulunya sambil dia jalan bolak-balik. Kita harus fokus agar dapat keambil. Karena untuk satu wol aja, kita harus butuh beberapa ekor."
"Oh paham. Jadi pas kita mencukur bulu domba akan terdengar suara gunting kan? Lalu jika kita berhasil memotong beberapa ekor domba, akan ada bunyi lain bahwa kita berhasil bikin wolnya kan?"
"Yep betul sekali bro. Makanya, jadi harus fokus dengar sambil tekan e untuk mencukurnya."
"Ok bro. Ohya, butuh berapa wol untuk misi pohon kecil?"
"Kita butuh lima puluh wol aja bro."
"Oky bro. Nah selanjutnya, aku lihat masih ada satu lantai lagi bro?"
"Yes bro. Lantai terakhir itu berisikan mesin pembuat plastik. Di situ kit.."
"Di situ kita mendengarkan suara kayak piano kan bro? Atau bell atau apalah itu yang penting ada bunyinya gitu kan? Sorry aku potong nih."
"Kok tau bro? Ya betul. Kita harus dengarkan suara bunyinya itu. Pas bunyi, cepat-cepat kita harus tekan e dan akan terdengar suara plastik yang artinya kita berhasil membuat plastik."
"Ada deh. Nah terus, butuh berapa plastik nih? Seratus ya?"
"Yes kita butuh seratus."
"Aha! Nah aku lihat kan udah sampai lantai empat aja. Terus gimana sekarang?"
"Nah jika kita sudah punya seratus tembaga, lima puluh kertas, lima puluh wol, dan seratus plastik, dari mesin pembuat plastik itu ada stok. Nah di situ tempat kumpulnya material kita. Kita cukup tekan enter di sana dan akan ditampilkan daftar material berserta jumlahnya. Di situ kita tekan enter di salah satu material yang mau kita ambil. Tentukan jumlahnya berapa dan akan masuk ke inventoris kita."
"Tapi kita bisa saling tukar-menukar material bro melalui perintah /n? Itu kalo misalnya kita kelebihan ngambil material atau kurang."
"Sayangnya tidak bisa bro. Jadi dipastikan kordinasi dulu agar tidak salah mengambil material yang dibutuhkan. Jika kamu tidak sendiri, berbicara dengan teman-teman itu menggunakan perintah /w lalu spasi dan tulis pesannya."
"Ok deh siap. Nah anggap nih aku udah punya semua materialnya di inventoris, bagaimana cara rakitnya?"
"Caranya mudah bro. Untuk membuat satu bunga mawar merah, kita butuh lima kertas dan tiga wol. Kita harus menekan shift spasi dulu di kertas lalu menekan spasi di wolnya. Maka secara otomatis lima kertas dan tiga wol akan membentuk satu bunga mawar merah."
"Mantaaaaap. Terus untuk merakit jadi bintang?"
"Bahan yang dibutuhkan lima plastik dan dua wol aja bro. Caranya hampir sama. Namun yang di tekan shift spasi itu di plastiknya dulu baru spasi di wolnya. Jadi deh satu buah bintang dengan otomatis mengambil lima plastik dan dua wol."
"Nah untuk lampu natalnya?"
"Secara otomatis kan yang tersisa hanya ada beberapa plastik dan seratus tembaga. Kita ambil tembaga dulu dengan menekan shift spasi di sana terus spasi di plastik. Seperti tadi tapi dengan material yang berbeda, sebuah lampu natal berhasil terbentuk dari eloknya sepuluh tembaga dan lima plastik yang tersisa."
"Wah asik dikit lagi nih. Nah terus cara hiasnya?"
"Cara hiasnya, kita jalan ke kanan dikit dari tempat stok tadi, nanti ada meja pohon natalnya. Di situ kita tekan enter aja. Lalu kita tekan angka satu untuk mengetahui berapa banyak yang sudah kita dekorasi di pohon. Angka dua untuk menaruh bintang, angka tiga untuk memasang lampu natal, dan empat untuk menaruh bunga mawar merahnya."
"Nah untuk pohon kecil, kita berapa barang yang dibutuhkan dari masing-masing tiga itu bro?"
"Kita butuh sepuluh bunga mawar merah, sepuluh bintang, dan sepuluh lampu natal. Untuk pohon lainnya, itu tinggal ditambah aja. Pohon sedang butuh dua puluh dari masing-masing tiga barang itu dan yang besar membutuhkan lima puluh."
"Yay aku suka paham broooo! Aku pengen segera buat. Tapi hehehehehehe ada hadiahnya gak nih kalo kita berhasil mendekornya?"
"Ada dong bro. Hadiahnya nanti akan dikasih beberapa kotak sinterklas dan kalau ambil yang sedang atau besar ada bonus beberapa hadiah menarik lagi."
"Wihi jadi pengen langsung buat nih!"
"Ets sebelum buat, pastikan persentase lelahmu sudah kamu urus dulu atau untuk berjaga-jaga, siapkan aja ramuan vitalitas yang sewaktu-waktu bisa kamu minum. Soalnya, kalau kamu pulang saat masih di petanya, kamu dianggap gugur dan harus mengulang lagi dari awal."
"Wah iya deh ngerti. Jadi kudu diperhatikan banget sebelum kita mulai. Tapi modenya boleh pasif kan?"
"Iya bro disarankan mode pasif aja supaya gak gampang mati kena nuklir atau meteor kalau lagi asik mengumpulkan material."
"Siiiip daaaaah. Yuk kita buat sekarang!"
"Ohya tambahan terakhir. Kita gak perlu harus ke lantai pertama dulu untuk ngambil tembaga. Kita juga bisa mulai dari lantai mana aja yang kamu mau. Misalnya pengen ngurus domba dulu boleh, atau mau bikin plastik terus kertas silahkan aja."
"Paham deeeeh. Daaaah ah pusing kalo dijelasin terus. Yuk kita bikin hiasannya!"
"Ayok! Kamu cukur domba ya!"
"Ah kamu broooo. Maunya yang enak-enak aja. Kalau gitu kamu ngurus tembaga dulu ya!"
"Iya deh biar adil."
Belum ada komentar.
Kirim Komentar